PENGARUH MEMBACA AL QUR’AN UNTUK PSIKOLOGIS

 

 

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang mempengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. Dalam konteks yang lebih luas, kesehatan mental berkontribusi pada kemampuan individu untuk menghadapi stres sehari-hari, bekerja secara produktif, dan memberikan kontribusi positif kepada komunitasnya, di era modern, tantangan terhadap kesehatan mental semakin meningkat, dipicu oleh berbagai faktor seperti tekanan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Agama, khususnya Islam, memainkan peran signifikan dalam mendukung kesehatan mental. Dalam konteks Islam, kesehatan mental tidak hanya dipahami sebagai ketiadaan gangguan mental, tetapi juga sebagai keadaan keseimbangan dan keharmonisan antara individu dengan pencipta, diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, islam mengajarkan bahwa kesehatan mental dan spiritual adalah bagian integral dari kesejahteraan manusia, dan membaca Al-Qur’an dianggap sebagai salah satu cara untuk mencapai keseimbangan ini.

Membaca Al-Qur’an, yang merupakan praktik umum di kalangan umat Islam, telah lama dikaitkan dengan manfaat psikologis dan spiritual. Penelitian menunjukkan bahwa membaca dan mendengarkan Al-Qur’an dapat memiliki efek positif pada kesehatan mental, termasuk mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan ketahanan mental, al-Qur’an tidak hanya dianggap sebagai sumber bimbingan spiritual tetapi juga sebagai sarana untuk penyembuhan dan kenyamanan psikologis.

Allah berfirman, ”Sesungguhnya orang-orang mukmin (yang sempurna) adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, bergetar hati mereka. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, bertambah iman mereka.” (Qs. al-Anfâl [8]: 2)

Dampak yang paling fundamental ketika seseorang melakukan rutinitas membaca al-Qur’an adalah ia akan mendapatkan ketenangan jiwa dan kedamaian hati, jika jiwa dalam keadaan tenang, maka ketika seseorang yang terkena suatu masalah ia akan menyikapinya dengan tenang pula sehingga ia akan mendapatkan jalan keluar yang tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jika sseseorang sudah dapat melakukan rutinitas membaca al-Qur’an maka lama kelamaan membaca al-Qur’an menjadi suatu kebutuhan, sehingga al-Qur’an akan menjadi pedoman untuk hidup bermasyarakat maupun pedoman untuk beribadah kepada Allah Swt. Dari pedoman tersebut seseorang yang rutin membaca al-Qur’an akan tercermin secara fisik dapat dilihat dari tingkah laku yang ber-akhlak karimah, kalau secara psikis dapat dilihat dari keimanan, ketaqwaan dan juga rasa tawakal pada Allah.

Baca Juga  Menghafal Al-Qur'an dengan Bijak: Manajemen Waktu Adalah Kunci Kesuksesan!

Bacaan al-Qur’an umumnya memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa dan lain-lain. Membaca al-Qur’an merupakan salah satu metode dalam mengatasi masalah hati dan meningkatkan kesehatan mental

 

 

Share this post
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Pinterest
Komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment