Empati yang mulai mati, ketika derita orang lain cuma jadi berita
Empati yang mulai mati, ketika derita orang lain cuma jadi berita Kita hidup di zaman di mana derita manusia hadir setiap hari di layar. Seperti, perang, bencana, tangis, dan kehilangan. Semuanya lewat dalam satu gerakan jari. Kita berhenti sejenak, membaca judulnya, mungkin menghela napas, lalu scroll lagi. Bukan karena tidak peduli, tapi karena terlalu sering…

